The only reason to give up is..

Pernahkah Anda merasa begitu tak berarti dan ingin menyerah?

Situasi yang begitu menyedihkan dan Anda sangat kecewa akan apa yang telah Anda lakukan dan Anda capai? Atau ketika Anda merasa telah mengecewakan sosok yang sangat Anda sayangi dan mungkin itu telah terjadi berulang kali. Dan Anda mulai berpikir tidak akan pernah berhasil dan sia-sia semua yang Anda lakukan.

Saya merasakan hal itu saat ini. Tetapi ada satu suara yang berseru di hati saya :

The only reason to give up is : if we decide to give up

Satu-satunya alasan untuk menyerah adalah jika kita memutuskan untuk menyerah

Bukanlah seberapa buruk dan kacau keadaan kita yang dapat menjadi alasan bagi kita untuk menyerah, tapi hanya keputusan kitalah yang dapat membuat kita menyerah.

Nabi Hahabuk menggambarkan dengan begitu baik kondisi ini dalam kitab Habakuk 3:17-19

Sekalipun pohon ara tidak berbunga, pohon anggur tidak berbuah, hasil pohon zaitun mengecewakan, sekalipun ladang-ladang tidak menghasilkan bahan makanan, kambing domba terhalau dari kurungan, dan tidak ada lembu sapi dalam kandang,

Kondisi yang begitu menyedihkan, tetapi lihat apa responnya :

namun aku akan bersorak-sorak di dalam TUHAN, beria-ria di dalam Allah yang menyelamatkan aku. ALLAH Tuhanku itu kekuatanku: Ia membuat kakiku seperti kaki rusa, Ia membiarkan aku berjejak di bukit-bukitku.

Yupz,dari pihak Allah tidak ada kata menyerah akan hidup kita, hanya keputusan kitalah untuk tetap bersandar pada kekuatan yang daripadaNya.

Karena itu, saya suka untuk mengutip perkataan dari seorang raja yang sangat saya kagumi yaitu raja Daud :

Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku.

Karena Tuhan beserta dengan kita, dan dengan gada dan tongkatNya Dia akan menuntun kita bahkan sekalipun kita berada dalam lembah paling kelam sekalipun.

Apa alasanmu untuk menyerah? Kegagalankah? Cemoohankah? Penyakitkah? Tidak ada satu pun yang dapat menjadi alasan bagi kita untuk menyerah, selain dari keputusan kita sendiri untuk menyerah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s